Rabiot Brace, Milan Bangkit Menang 3-1 atas Como
by redaksi garisgol.com
AC Milan membalikkan keadaan untuk menang 3-1 atas Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Kamis 15 Januari 2026. Sempat tertinggal lebih dulu lewat tandukan Marc Oliver Kempf, Rossoneri menyamakan skor dari penalti Christopher Nkunku sebelum Adrien Rabiot menuntaskan comeback dengan dua gol di babak kedua.
Fakta garisgol
Skor akhir: Como 1-3 Milan; gol Como dicetak Kempf (10’), Milan lewat Nkunku (45+1’ pen) dan Rabiot (55’, 88’).
Como dominan penguasaan bola 67,6% dan melepas 18 percobaan tembakan, tetapi Milan lebih efektif.
Milan cuma membuat 7 shot attempts (4 on target), namun mengonversi momen krusial setelah jeda.
Maignan bekerja keras: Milan mencatat 8 penyelamatan (vs 1), menjaga tim tetap “hidup” saat Como menekan.
Dampak klasemen: Milan mengoleksi 43 poin (posisi 2), Como 34 poin (posisi 6).
Babak pertama: Como menampar lebih dulu, Milan bertahan lalu menyamakan
Como asuhan Cesc Fàbregas memulai laga dengan intensitas tinggi. Keunggulan tuan rumah datang cepat dari situasi bola mati: Marc Oliver Kempf menanduk bola untuk membuka skor pada menit ke-10.
Setelah tertinggal, Milan tak langsung menguasai permainan. Secara angka, Como mendikte tempo dengan penguasaan bola yang besar dan volume serangan lebih tinggi. Namun, Milan bertahan cukup rapi dan tetap mencari momen transisi. Kunci pembalik momentum terjadi tepat sebelum jeda: Adrien Rabiot dijatuhkan Kempf di kotak penalti, dan Christopher Nkunku mengeksekusi penalti untuk membuat skor 1-1 pada menit 45+1.
Babak kedua: satu momen, satu nama, Milan mengunci laga
Di paruh kedua, Milan tampil jauh lebih “klinikal”. Gol kedua lahir dari rangkaian yang menonjolkan kualitas individu: Rafael Leão mengontrol umpan silang lapangan, memotong ke dalam, lalu mengirim bola untuk Rabiot yang menuntaskannya menjadi gol menit 55.
Como tetap menekan, tetapi di sinilah perbedaan terbesar pertandingan: efisiensi. Ketika tuan rumah sibuk mengejar dengan penguasaan bola dan banyak tembakan, Milan menunggu celah yang tepat. Pada menit 88, Rabiot menambah gol kedua pribadinya lewat sepakan rendah dari jarak jauh untuk memastikan skor 3-1.
Tiga momen kunci versi Garis Gol
10’ Kempf 1-0: bola mati Como efektif, Milan “dipaksa” keluar dari rencana awal.
45+1’ Nkunku 1-1: penalti di timing sempurna, mengubah psikologi laga sebelum turun minum.
55’ Rabiot 1-2: gol awal babak kedua yang memindahkan tekanan ke Como, lalu ditutup pada 88’.
Statistik yang “bicara”: Como dominan, Milan menang
Angka ESPN menegaskan narasi laga: Como unggul penguasaan bola (67,6% vs 32,4%), unggul tembakan (18 vs 7), unggul shot on target (8 vs 4), juga unggul sepak pojok (8 vs 4). Tetapi Milan unggul pada hal paling mahal di sepak bola: eksekusi peluang pada momen menentukan.
Man of the Match
Adrien Rabiot. Selain mencetak dua gol, ia juga “memenangkan” penalti yang membawa Milan kembali ke pertandingan. Reuters juga menempatkannya sebagai pemain terbaik laga.
Dampak ke klasemen
Kemenangan ini menjaga Milan tetap menempel papan atas dengan 43 poin di posisi kedua, sementara Como tertahan di posisi enam dengan 34 poin.
Post a Comment for "Rabiot Brace, Milan Bangkit Menang 3-1 atas Como"