Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Prediksi Real Madrid vs Levante, Analisis Taktik dan Skor


by redaksi garisgol.com

Madrid-Real Madrid menjamu Levante di Santiago Bernabéu pada jornada 20 LaLiga, Sabtu 17 Januari 2026. Laga ini jadi momen penting bagi Álvaro Arbeloa untuk meredam kekecewaan publik setelah pekan yang berat, sekaligus menjaga jarak perburuan gelar di papan atas. Levante sendiri datang dengan tren membaik, sehingga Madrid wajib tampil lebih rapi, terutama saat transisi bertahan dan ketika menghadapi serangan balik. 

5 fakta garisgol

  1. Jadwal dan venue: Real Madrid vs Levante dimainkan di Santiago Bernabéu pada 17 Januari 2026. 

  2. Konteks LaLiga: Ini adalah matchday/jornada 20, awal paruh kedua musim liga. 

  3. Situasi Madrid: Reuters melaporkan Madrid menjalani pekan sulit usai kalah di final Supercopa dan tersingkir dari Copa del Rey, Arbeloa meminta dukungan penuh suporter. 

  4. Kondisi Mbappé simpang siur: Reuters menyebut Mbappé “fit kembali dan masuk skuad” (dengan catatan Rodrygo absen), sementara laporan lain menyebut masalah lutut masih memengaruhi ketersediaannya. Ini perlu dipantau jelang kick-off. 

  5. Head to head: Sports Mole mencatat Madrid dominan atas Levante dalam pertemuan kompetitif (Madrid 27 menang, 4 seri, 6 kalah dari 37 laga). 

Analisis pertandingan Madrid vs Levante ala garisgol

1) Gambaran taktik: Madrid harus “aman dulu”, baru menyerang

Dalam situasi pasca hasil buruk, prioritas Madrid biasanya kembali ke hal sederhana: kontrol pertandingan. Artinya:

  • Build-up tidak memaksa umpan vertikal berisiko saat struktur belum rapi.

  • Menjaga jarak antarlini agar tidak mudah ditembus serangan balik.

Levante yang sedang menanjak (unbeaten tiga laga, menurut situs resmi Madrid) akan menunggu momen ketika Madrid kehilangan bola di area tengah, lalu menyerang ruang di belakang fullback. 

2) Kunci laga ada di “rest defense” Madrid

Poin paling krusial: bagaimana Madrid menempatkan pemain ketika menyerang agar tidak kebobolan transisi.

  • Jika Madrid menyerang dengan banyak pemain di depan bola, minimal harus ada dua jangkar (misal satu gelandang bertahan + satu bek yang stay) untuk menahan counter.

  • Fullback boleh naik, tapi bergantian, bukan bersamaan, supaya Levante tidak dapat situasi 2 lawan 2 di ruang terbuka.

Ini relevan karena beberapa pratinjau menyebut Madrid masih dibayangi absensi/ketidakfitan di sektor belakang, sehingga kontrol transisi jadi wajib. 

3) Jalur menang Madrid: serang half space, bukan crossing asal

Cara paling logis untuk memecah blok Levante:

  • Menarik Levante melebar dengan sirkulasi, lalu menyerang half space lewat kombinasi Bellingham, Valverde, atau Güler.

  • Mengincar cutback (tarikan dari garis belakang) ketimbang crossing tinggi yang mudah dibaca.

Jika Mbappé tidak 100% atau hanya dari bangku cadangan (sebagian laporan mengarah ke sana), Madrid butuh volume peluang dari variasi serangan, bukan bergantung satu penuntas saja. 

4) Faktor psikologis: Bernabéu dan respons cepat

Reuters menekankan Arbeloa meminta persatuan di Bernabéu setelah pekan “rocky”. Laga seperti ini sering jadi ujian mental: jika Madrid mencetak gol lebih cepat, kontrol emosinya kembali, dan permainan biasanya mengalir. 

Prediksi skor Garis Gol

Real Madrid 2-0 Levante. Madrid punya kualitas untuk menang “bersih” jika disiplin di transisi dan tidak memberi Levante ruang counter. (Catatan: prediksi ini sensitif pada status Mbappé dan kondisi bek; jika Madrid tampil dengan lini belakang tambal sulam, potensi kebobolan meningkat.)

Post a Comment for "Prediksi Real Madrid vs Levante, Analisis Taktik dan Skor"