Kejutan Piala FA, Non Liga Macclesfield Singkirkan Juara Bertahan Crystal Palace
by redaksi garisgol.com
Dongeng Piala FA kembali hidup pada Sabtu, 10 Januari 2026. Klub non liga Macclesfield menyingkirkan juara bertahan Crystal Palace dengan skor 2-1 di putaran ketiga, membuat perjalanan Palace mempertahankan gelar berakhir lebih cepat dari dugaan.
Macclesfield bukan juara Piala FA saat ini. Yang terjadi adalah Macclesfield mengalahkan juara bertahan Crystal Palace di putaran ketiga Piala FA 2025–26. Final Piala FA musim ini dijadwalkan pada 16 Mei 2026.
5 fakta garigol
-
Macclesfield (non liga) mengalahkan Crystal Palace 2-1 pada putaran ketiga Piala FA, Sabtu, 10 Januari 2026.
-
Pencetak gol Macclesfield: Paul Dawson dan Isaac Buckley-Ricketts; Palace membalas lewat tendangan bebas Yéremy Pino pada menit akhir.
-
Reuters menyebut jarak kedua tim mencapai 117 peringkat dalam piramida sepak bola Inggris.
-
Crystal Palace adalah juara bertahan Piala FA (memenangi final 17 Mei 2025).
-
Manajer Palace, Oliver Glasner, mengakui timnya tampil buruk dan pantas kalah dalam laga ini (sesuai laporan media dan pernyataan pascalaga).
Piala FA memang selalu punya ruang untuk kejutan, tetapi yang terjadi di Moss Rose pada Sabtu, 10 Januari 2026, tetap terasa sulit dipercaya. Macclesfield, klub non liga, menjatuhkan juara bertahan Crystal Palace 2-1 pada putaran ketiga. Pertahanan gelar Palace berakhir seketika, sementara Macclesfield menyalakan euforia khas kompetisi tertua di Inggris itu.
Sejak awal, Macclesfield tampil tanpa rasa rendah diri. Mereka menekan dengan intensitas tinggi, memainkan bola-bola langsung yang merepotkan lini belakang Palace, dan memaksa laga berjalan sesuai ritme tuan rumah. Gol pembuka datang sebelum jeda ketika kapten Paul Dawson memaksimalkan situasi di kotak penalti. Keunggulan itu membuat stadion kecil Moss Rose berubah seperti panggung final.
Palace berusaha merespons setelah turun minum, namun masalah mereka lebih dalam daripada sekadar tertinggal satu gol. Aliran bola tidak rapi, duel-duel kedua banyak kalah, dan Macclesfield tetap disiplin menjaga jarak antarlini. Pada menit 60, Isaac Buckley-Ricketts menggandakan keunggulan lewat situasi yang berawal dari tekanan dan kekacauan di pertahanan Palace. Macclesfield 2, Palace 0, dan dongeng mulai terasa nyata.
Palace baru mendapatkan harapan ketika Yéremy Pino mengeksekusi tendangan bebas cantik pada menit 90. Namun gol itu hanya menambah ketegangan tujuh menit terakhir, bukan mengubah nasib. Macclesfield bertahan dengan kepala dingin, menutup jalur umpan, dan memenangi duel-duel penentu sampai peluit panjang berbunyi.
Kekalahan ini memukul Palace, bukan hanya karena mereka adalah pemegang trofi, tetapi juga karena skala jarak kedua tim. Reuters menulis Palace berada 117 tingkat di atas Macclesfield dalam piramida sepak bola, sebuah jurang yang biasanya membuat laga seperti ini “formalitas”. Tetapi Piala FA tidak pernah benar-benar tentang formalitas.
Di sisi lain, hasil ini menjadi bab baru dalam kebangkitan Macclesfield pasca-krisis beberapa tahun lalu. Mereka lolos, Palace tersingkir, dan turnamen kembali membuktikan daya tarik utamanya: satu pertandingan bisa meruntuhkan semua prediksi
Post a Comment for "Kejutan Piala FA, Non Liga Macclesfield Singkirkan Juara Bertahan Crystal Palace"